Jumat, 29 September 2017

Resiko Jadi Anak IT

  

Information Technology (IT) memang selalu hangat untuk diperbincangkan. IT sendiri menjadi bagian terpenting dari kehidupan manusia modern. Kehadirannya bisa membuat segala sesuatu menjadi mudah. 
Tak heran jika di perkuliahan, bidang ini menjadi salah satu yang populer. Bahkan, banyak juga yang menganggap anak IT adalah makhluk serba bisa.

1. Salah satu keahlian IT memang memperbaiki perangkat keras


Tapi ini nggak semua, karena hanya mereka yang khusus mempelajari perangkat keras yang paham. Yang bikin sedih, masih banyak yang menganggap anak IT itu bisa memperbaiki segala perangkat. Padahal ini biasanya tugasnya anak elektro lho. 

2. Solusi internet lambat


"Bro, bagi cara biar kecepatan download bisa 10MB/s dong, komputernya mesti diapain? Bro, caranya biar dapat internet gratis dari kartu ini gimana ya?" Kamu yang anak IT pasti pernah dengar permintaan semacam itu. Ya, terkadang orang menganggap anak IT bisa mengubah kecepatan internet layaknya tukang sulap.

3. Dukun dunia maya

Ini yang paling sering dirasakan sama mereka yang berkecimpung di dunia IT. Stereotip masyarakat menganggap seolah-olah anak IT bisa berbuat segalanya terhadap internet.

4. Makhluk malam


Anak IT emang identik dengan dunia malam. Dunia malam yang dimaksud bukan dunia gemerlap ya. Tapi entah kenapa pekerjaan IT itu cenderung dilakukan pada malam hari. Contohnya backup server, ngoding, dan ngoprek2 komputer.

5. Master of design


"Tolong edit foto gua biar agak putih sedikit dong," lu kan anak IT, pasti pernah mendengar permintaan semacam itu. Padahal anak IT itu nggak ada hubungannya sama design grafis. Karena itu sudah bagian dari pekerjaan seni bukan IT. Sedihnya, stereotip orang Indonesia menganggap anak IT juga mahir menggunakan aplikasi design seperti Photoshop dan Coreldraw.

6. Jomblo

Ini yang paling sedih. Mungkin karena penampilannya yang pucat, mata panda, kantong mata menjadi hitam akibat nggak tidur semalaman. Jarang mandi, sampai cenderung bersifat tertutup membuat anak IT dianggap jurusannya para jomblo. Padahal mereka juga punya pacar, pacarnya ya laptop dan komputer.





Selasa, 26 September 2017

Pengertian Informasi

Pengertian Informasi

Informasi adalah sejumlah data yang telah diolah melalui pengolahan data dalam rangka menguji tingkat kebenarannya dan ketercapaiannya sesuai kebutuhan. Sedangkan data merupakan bahan mentahnya.
Beberapa definisi tentang informasi dari sumber yang berbeda-beda:
1.         Menurut Gordon B. Davis dalam bukunya Management Informations System : Conceptual Foundations, Structures, and Development menyebut informasi sebagai data yang telah diolah menjadi bentuk yang berguna bagi penerimanya dan nyata, berupa nilai yang dapat dipahami di dalam keputusan sekarang maupun masa depan.
2.         Menurut Barry E. Cushing dalam buku Accounting Information System and Business Organization, dikatakan bahwa informasi merupakan sesuatu yang menunjukkan hasil pengolahan data yang diorganisasi dan berguna kepada orang yang menerimanya.
3.         Menurut Robert N. Anthony dan John Dearden dalam buku Management Control Systems, menyebut informasi sebagai suatu kenyataan, data, item yang menambah pengetahuan bagi penggunanya.
4.         Menurut Stephen A. Moscove dan Mark G. Simkin dalam bukunya Accounting Information Systems : Concepts and Practise mengatakan informasi sebagai kenyataan atau bentuk-bentuk yang berguna yang dapat digunakan untuk pengambilan keputusan bisnis.

Tiga hal penting yang harus diperhatikan dari informasi, yaitu:
1.        Informasi merupakan hasil pengolahan data
2.        Memberikan makna
3.        Bermanfaat

Ciri-ciri informasi yang berkualitas menurut Mc. Leod (1997) yaitu:
a.         Akurat, artinya informasi mencerminkan keadaan sebenarnya.
b.        Tepat waktu, artinya informasi harus ada saat diperlukan.
c.         Relevan, informasi yang diberikan harus sesuai yang dibutuhkan.
d.        Lengkap, artinya informasi harus utuh, tidak setengah-setengah.

Berikut ini beberapa ciri informasi yang baik:
a.         Aktual, yaitu informasi terkini yang sedang hangat dibicarakan.
b.         Faktual, yaitu informasi yang didukung dengan fakta sehingga terjamin kebenarannya.
c.          Bahasa yang di pakai/digunakan singkat, padat dan jelas.
d.         Menarik , yaitu informasi yang memiliki daya tarik atau daya pikat.

Jenis-jenis informasi meliputi:
1.    Absolute Information, merupakan “pohonnya” informasi yaitu jenis informasi yang disajikan dengan suatu jaminan dan tidak membutuhkan penjelasan lebih lanjut.
2.    Substitusional Information, jenis informasi yang merujuk pada kasus dimana konsep informasi digunakan untuk sejumlah informasi. Dalam pengertian ini informasi kadang kala diganti dengan istilah komunikasi.
3.    Philosophic information, jenis informasi yang berkaitan dengan konsep-konsep yang menghubungkan informasi pada pengetahuan dan kebijakan.
4.    Subjective information, jenis informasi yang berkaitandengan perasaan dan informasi manusia. Kehadiran infomasi ini bergantung pada orang yang menyajikannya.
5.    Objective information, jenis informasi yang merujuk pada karakter logis informasi informasi tertentu.
6.    Cultural information, informasi yang memberikan tekanan pada dimensi cultural.

Fungsi Sistem Informasi
Beberapa kegunaan atau fungsi sistem informasi antara lain adalah sebagai berikut:
1.        Meningkatkan aksesibilitas data yang tersaji secara tepat waktu dan akurat bagi para pemakai, tanpa mengharuskan adanya prantara sistem informasi.
2.        Menjamin tersedianya kualitas dan keterampilan dalam memanfaatkan sistem informasi secara kritis.
3.        Mengembangkan proses perencanaan yang efektif.
4.        Mengidentifikasi kebutuhan-kebutuhan akan keterampilan pendukung sistem informasi.
5.        Menetapkan investasi yang akan diarahkan pada sistem informasi.
6.        Mengantisipasi dan memahami konsekuensi-konsekuensi ekonomis dari sistem informasi dan teknologi baru.
7.        Memperbaiki produktivitas dalam aplikasi pengembangan dan pemeliharaan sistem.
8.        Organisasi menggunakan sistem informasi untuk mengolah transaksi-transaksi, mengurangi biaya dan menghasilkan pendapatan sebagai salah satu produk atau pelayanan mereka.
9.        Perusahaan menggunakan sistem informasi untuk mempertahankan persediaan pada tingkat paling rendah agar konsisten dengan jenis barang yang tersedia.
10.    Sistem Informasi Manajemen untuk Pendukung Pengambilan Keputusan.
Sebuah sistem keputusan, yaitu model dari sistem dengan mana keputusan diambil, dapat tertutup atau terbuka. Sebuah sistem keputusan tertutup menganggap bahwa keputusan dipisah dari masukkan yang tidak diketahui dari lingkungan. Dalam sistem ini pengambil keputusan dianggap mengetahui semua perangkat alternatif dan semua akibat atau hasilnya masing-masing.
11.    Sistem Informasi Manajemen Berdasarkan Kegiatan Manajemen.
12.    Sistem Informasi Untuk Pengendalian Operasional. Pengendalian operasional adalah proses pemantapan agar kegiatan operasional dilaksanakan secara efektif dan efisien. Pengendalian operasional menggunakan prosedur dan aturan keputusan yang sudah ditentukan lebih dahulu. Sebagian besar keputusan bisa diprogramkan.
13.    Sistem Informasi Untuk Pengendalian Manajemen. Informasi pengendalian manajemen diperlukan oleh manajer departemen untuk mengukur pekerjaan, memutuskan tindakan pengendalian, merumuskan aturan keputusan baru untuk diterapkan personalia operasional, dna mengalokasi sumber daya.
14.    Sistem Informasi Untuk Perencanaan Strategis. Tujuan perencanaan strategis adalah untuk mengembangkan strategi dimana suatu organisasi akan mampu mencapai tujuannya. Horison waktu untuk perencanaan strategis cenderung lama, sehingga perubahan mendasar dalam organisasi bisa diadakan.
15.    Sistem Informasi Manajemen Berdasarkan Fungsi Organisasi. Sistem informasi manajemen dapat dianggap sebagai suatu federasi subsistem yang didasarkan atas fungsi yang dilaksanakan dalam suatu organisasi. Masing-masing subsistem membutuhkan aplikasi-aplikasi yntuk membentuk semua proses informasi yang berhubungan dengan fungsinya, walaupun akan menyangkut database, model base dan beberapa program komputer yang biasa untuk setiap subsistem fungsional. Dalam masing-masing subsistem fungsional, terdapat aplikasi untuk proses transaksi, pengendalian operasional, pengendalian manajemen, dan perencanaan strategis


Komponen-komponen Informasi
Komponen-komponen informasi meliputi:
1.        Root of Information, yaitu komponen inti dati informasi berada pada tahap keluaran pertama sebuah proses pengolahan data yang biasanya disampaikan oleh orang pertama.
2.        Bar of Information, yaitu merupakan badan/batangnya dari informasi yang disajikan dan memerlukan informasi pendukung, agar informasi inti dapat diketahui secara utuh. Contoh : headline surat kabar agar pembaca jelas maka harus membaca informasi selanjutnya.
3.        Branch of Information, yaitu informasi dapat dipahami apabila informasi sebelumnya telah dipahami. Misalnya, ketika kita membaca glosarium atau indeks ketika membaca sebuah buku.
4.        Stick of information, yaitu komponen informasi yang sederhana dari cabang informasi. Bentuk dari informasi ini biasanya berbentuk pengayaan pengetahuan, kedudukannya hanya sebagai pelengkap, terhadapa informasi yang ada.
5.        Bud of Information, yaitu komponen informasi yang sifatnya semi mikro namun sangat dibutuhkan, sehingga diwaktu mendatang informasi ini akan berkembang dan dicari orang, misalnya informasi tentang multiple intelligence, hypoteaching, kurikulum masa depan, pembelajaran abad ke 21, dan lain-lain.
6.        Leaf of Information, yaitu merupakan informasi pelindung untuk menjelaskan konidisi dan situasi ketika informasi itu mucul ke permukaan, seperti informasi tentang prakiraan cuaca, prakiraan kemarau panjang, prakiraan gempa atau gerhana matahari/bulan.

Perubahan Data Menjadi Informasi
Pemrosesan data (data processing) adalah jenis pemrosesan yang dapat mengubah DATA menjadi INFORMASI atau pengetahuan. Pemrosesan data ini sering menggunakan komputer sehingga bisa berjalan secara otomatis. Setelah diolah, data ini biasanya mempunyai nilai yang informatif jika dinyatakan dan dikemas secara terorganisir dan rapi, maka istilah pemrosesan data sering dikatakan sebagai sistem informasi. Kedua istilah ini mempunyai arti yang hampir sama,pemrosesan data mengolah dan memanipulasi data mentah menjadi informasi (hasil pengolahan), sedangkan sistem informasi memakai data sebagai bahan masukan dan menghasilkan informasi sebagai produk keluaran.Pada saat ini kegiatan Data Processing sudah semakin luas, baik yang berorientasi kepada ilmu pengetahuan, komersil/bisnis maupun kegiatan pemerintahan, sehingga data yang diolahpun akan bermacam-macam sesuai dengan bidang pekerjaan tersebut.




Kamis, 21 September 2017

Konsep Dasar Pemrograman

Konsep Dasar Pemrograman

Pengertian Dasar Program adalah rangkaian instruksi-instruksi dalam bahasa komputer yang disusun secara logika dan sistematis.
Pengertian Pemrograman adalah suatu kumpulan urutan perintah ke komputer untuk mengerjakan sesuatu, dimana instruksi tersebut menggunakan bahasa yang dimengerti  oleh komputer atau dikenal dengan bahasa pemrograman.
Konsep Dasar Pemrograman pada umumnya adalah IPO (Input Proses Output), lalu dikembangkan mejadi :
Originating -> input -> proses -> Output -> Distribution
||//
Storage
Originating
Berhubungan dengan pengumpulan data yang biasanya merupakan pencatatan data kedokumen dasar. Setelah dikumpulkan dilakukan proses input.
Input
Tahapan ini merupakan proses pemasukan data kedalam proses komputer melalui peralatan input.
Proses
Tahap ini merupakan proses pengolahan data dari data yang sudah diinput berupa proses    menghitung membandingkan, mengurutkan, mengklasifikasikan, mengendalikan dan mencari di storage.
Output
Tahap ini merupakan proses untuk menghasilkan keluaran dari proses pengolahan data ke peralatan output berupa informasi (monitor, speaker, dsb)
Distribution
Tahap ini merupakan proses penyebaran informasi kepada pihak-pihak yang berhak dan membutuhkan informasi.
Storage
Tahap ini merupakan perekaman hasil pengolahan data storage yang nantinya dapat dipergunakan untuk input proses selanjutnya.
DATA
Data adalah bahan mentah yang akan diolah menjadi informasi sehingga  dapat dipergunakan oleh user atau pemakai.
1. Tipe Data Dasar : Merupakan tipe data primitif yang tidak terstruktur yang didefinisikan oleh bahasa pemrograman.
Tipe data dasar dibagi menjadi lima bagian yaitu :
  1. a. Numerik, yaitu menyimpan data berupa angka
  2. b. Enumerasi, yaitu suatu urutan list dari nilai-nilai yang berbeda.
  3. c. Boolean, yaitu tipe data untuk merepresentasikan True atau False.
  4. d. Character, yaitu tipe data untuk menyimpan rangkaian karakter.
  5. e. Internationalization, disebut I18N
2. Tipe Data Terstruktur : Merupakan tipe data campuran dari berbagai tipe data dasar. Contohnya array, record, string, list dan file.
3. Tipe Data didefinisikan oleh Pemakai : Tipe data ini biasanya disebut Enumerasi.
4. Tipe Data Penunjuk : Contoh tipe data penunjuk adalah pointer
Model Komputasi
Model Komputasi adalah suatu kumpulan dari nilai dan operasi-operasi. Ada 3 dasar model komputasi :
1. Model Fungsional, yaitu model perhitungan yang fungsional terdiri dari satu set nilai-nilai, fungsi dan operasi, aplikasi, fungsi dan komposisi fungsi.
2. Model Logika, yaitu logika model perhitungan terdiri dari suatu set nilai-nilai, definisi hubungan dan kesimpulan logis.
3. Model Imperative, yaitu model perhitungan yang imperative terdiri dari satu set nilai-nilai yang mencakup suatu status dan operasi tugas-tugas untuk memodifikasi status tersebut.
Prinsip Bahasa Pemrograman
Empat prinsip dasar perancangan bahasa pemrograman adalah:
1. Sintaks, menjelaskan bagaimana struktur program yang benar.
2.Tipe sistem dan semantik, menunjukkan tipe nilai yang dapat dimanipulasi oleh program dan arti(semantik) dari program, mencakup juga aturan penamaan entitas (variabel,fungsi,class,parameter,dll).
3. Manajemen memori, menunjuk kepada sekumpulan teknik yg membantu kita untuk memahami pemetaan letak dari nilai, struktur data, dan struktur program di dalam memori.
4. Exception handling, mengenai penanganan exception (hal-hal yang tak terduga seperti kesalahan input ketika menjalankan program).
Definisi Sintaks, Semantik, dan Pragmatik

Sintaks   : Aturan gramatikal / komposisi suatu program yang mengatur tata cara penulisanhuruf, angka dan karakter lain.
Contoh : Pada pembuatan program Pascal antara 2 statement dipisahkan oleh ; (titik koma)
X:=1;  X:=X+1;
Semantik : Mendefinisikan arti dari program yang benar secara sintaks dari bahasa pemrograman tersebut.
Contoh : Pada pembuatan program C
int vector[10]
Arti semantiknya akan menyebabkan ruang sebanyak 10
Pragmatik  : Kemampuan pemakai dalam mengaitkan kalimat dengan kontek-kontek yang sesuai bagi kalimat tersebut.
Komputer  adalah  mesin  yang  dapat  melaksanakan  seperangkat  perintah  dasar  (instruction  set).  Agar  komputer  dapat  melakukan  sesuatu hal, harus diberikan perintah yang dapat dilaksanakannya, yaitu  dalam  bentuk  kumpulan  perintah-perintah  dasar.  Program  komputer  adalah  sekumpulan  instruksi  yang  dikenal  oleh  komputer  dan  disusun  menurut  urutan  yang  logis  untuk menyelesaikan  suatu masalah. Bahasa  pemrograman  adalah  bahasa  yang  dapat  diterjemahkan  menjadi kumpulan perintah-perintah dasar tersebut. Penerjemahan dilakukan oleh program  komputer  yang  disebut  kompilator.  Sintaks  dari  bahasa pemrograman  lebih  mudah  dipahami  oleh  manusia  daripada  sintaks perintah  dasar. Namun  tentu  saja  komputer  hanya  dapat  melaksanakan perintah  dasar  itu.  Maka  di  sinilah  peran  penting  kompilator  sebagai perantara  antara  bahasa  pemrograman  dengan  perintah  dasar.  Kegiatan membuat program komputer dengan menggunakan bahasa pemrograman disebut  pemrograman  komputer.  Untuk  dapat  membuat  program komputer,  harus  dikuasai  bahasa  komputer.  Berbagai  bahasa  komputer telah  diciptakan  untuk  membantu  manusia  memprogram  komputer. Berdasarkan tingkatannya dikenal beberapa tingkat bahasa pemrograman diantaranya:
  1. Bahasa  Pemrograman  tingkat  dasar  seperti:  Bahasa  Mesin,  Bahasa Assembley.
  2. Bahasa  Pemrograman  tingkat  tengah  seperti:  Bahasa  C,  Bahasa FORTH.
  3. Bahasa  Pemrograman  tingkat  tinggi  seperti:  Bahasa  Pascal, FORTRAN, COBOL, dan lain-lain.
  4. Bahasa  pemgrogram  tingkat  dasar,  sebagai  hirarki  pertama, disebut  juga bahasa generasi pertama, bahasa  ini sangat  tergantung pada jenis  CPU  yang  dipakai  oleh  komputer  itu.  Bahasa  ini  sangat  sulit dipelajari,  karena  sifatnya  yang  sangat  tergantung  pada  mesinnya  itu (machine  dependent). Untuk menguasai  bahasa  ini, harus  dipelajari  dan dikuasai  teknologi  dan  arsitektur  komputer,  matematika  diskrit, elektronika, dan lain-lain. Bahasa ini masih menggunakan simbol-simbol yang bersifat mnemonic.
  5. Bahasa pemrograman tingkat tengah, sifatnya sudah lebih mudah daripada bahasa pemrograman  tingkat dasar, perintah-perintahnya  sudah lebih mudah dibaca sebab sudah menggunakan huruf-huruf.
  6. Bahasa  pemrograman  tingkat  tinggi  adalah  bahasa  komputer yang  sudah  mirip  dengan  bahasa  manusia.  Perintah-perintahnya  sudah dibuat  dalam  bahasa  yang  mudah  dimengerti  manusia,  seperti  PRINT, WRITE, IF, THEN, ELSE, dan lain-lain.

Tahapan dalam Pemrograman
Langkah-langkah  yang  dilakukan  dalam  menyelesaikan  masalah  dalam pemrograman dengan komputer adalah:
  • ·         Defenisikan Masalah
  • ·         Tentukan apa yang menjadi masalah
  • ·         Tentukan data input yang diperlukan
  • ·         Tentukan output yang diinginkan
  • ·         Buat bagan dan struktur cara penyelesaian
  • ·         Bagan secara global
  • ·         Deskripsikan tugas masing-masing subprogram
  • ·         Pilih Metode Penyelesaian
  • ·         Pilih struktur data dan Algoritma terbaik
  • ·         Pengkodean
  • ·         Pilih bahasa pemrograman yang sesuai
  • ·         Menterjemahkan algoritma ke bahasa pemrograman
  • ·         Mencari Kesalahan
  • ·         Kesalahan sintaks (penulisan program)
  • ·         Kesalahan Pelaksanaan: Semantik, Logika, dan  ketelitian
  • ·         Uji dan Verifikasi Program
  • ·         Dokumentasi Program
  • ·         Pemiliharaan Program
  • ·         Memperbaiki kekurangan yang ditemukan kemudian
  • ·         Memodifikasi, karena perubahan spesifikasi

3. Diagram Alir
Konsep  pemrograman  dapat  digambarkan  juga  dengan menggunakan  diagram  alir  (flowchart).  Diagram  alir  adalah  simbol-simbol yang digunakan untuk menggambarkan sebuah pernyataan logika pemrograman  serta  aliran  logika  yang  ditunjukkan  dengan  arah  panah.  Ada dua jenis diagram alir yaitu:
Diagram  alir  sistem  yaitu  bagan  dengan  simbol-simbol  tertentu yang  menggambarkan  urutan  procedure  dan  proses  suatu  file dalam suatu media menjadi file di dalam media lain, dalam suatu system pengolahan data.Diagram alir program yaitu bagan dengan simbol-simbol tertentu yang menggambarkan  urutan  proses  dan  hubungan  antar  proses secara mendetail di dalam suatu program.
4. Syarat Program yang Baik
Program yang baik haruslah memenuhi beberapa kriteria, antara lain:
  1. ·         Program haruslah sesuai dengan tujuan dan memenuhi spesifikasi yang telah ditentukan.
  2. ·         Fleksibel
  3. ·         Tidak mengandung kesalahan
  4. ·         Didokumentasi secara baik
  5. ·         Cepat dalam waktu penggunaannya
  6. ·         Efesien dalam penggunaan memori computer.

KELEMAHAN DAN KELEBIHAN BAHASA PEMROGRAMAN
A.    Bahasa C
Kelebihan Bahasa C :
  1. ·         Bahasa C tersedia hampir di semua jenis computer
  2. ·         Kode bahasa C sifatnya adalah portable dan fleksible untuk semua jenis computer
  3. ·         Bahasa C hanya menyediakan sedikit kata-kata kunci, hanya terdapat 32 kata kunci
  4. ·         Proses executable program bahasa C lebih cepat
  5. ·         Dukungan pustaka yang banyak
  6. ·         C adalah bahasa yang terstruktur
  7. ·         Bahasa C termasuk bahasa tingkat menengah


Kekurangan Bahasa C:
  1. ·         Banyaknya operator serta fleksibilitas penulisan program kadang-kadang membingungkan pemakai
  2. ·         Bagi pemula pada umumnya akan kesulitan menggunakan pointer

B.     Bahasa Java
Kelebihan Bahasa Java:
  1. ·         Sederhana dan ampuh, java menyediakan sarana untuk membuat program (applet) yang berjalan pada web browser. Programmer dapat menggunakan applet kecil yang aman, dinamik, lintas platform, aktif dan siap dijalankan di jaringan.
  2. ·         Aman, java dirancang dengan konsep keamanan internet.
  3. ·         Berorientasi objek, java tidak diturunkan bahasa pemrogaman manapun. Java memiliki keseimbangan yang menyediakan mekanisme peng-class-an sederhana dengan model antarmuka dinamik yang intuitif hanya jika diperlukan.
  4. ·         Kokoh, java membatasi programmer dengan memberi kunci supaya progamer dapat menemukan kesalahan lebih cepat saat mengembangkan program.
  5. ·         Interaktif, java dirancang untuk menciptakan program jaringan yang interaktif.
  6. ·         Netral terhadap berbagai arsitektur, java mampu berjalan dalam platform apapun seperti PC, UNIX, Macintosh, dll.
  7. ·         Terinterpretasi dan berkinerja tinggi, java melengkapi keajaiban lintas platform yang luar biasa dengan kompilasi ke dalam representasi langsung yang disebut java code byte yang dapat diterjemahkan oleh system apapun yang memiliki java interpreter dan java virtual machine.
  8. ·         Mudah dipelajari karena bersifat sederhana
  9. ·         Mendukung koneksi ke database

·         Kekurangan bahasa Java :
  1. ·         Java memiliki kecepatan yang kurang dari bahasa C ++
  2. ·         Implementasi J2ME tidak global. Misalnya, J2ME untuk Motorola dengan J2ME untuk Sony Ericson tidak sama. Berbeda lagi J2ME untuk Nokia. Setiap produk selalu mempunyai modul tersendiri yang dinilai aneh penerapannya dan harus di-compile dengan modul yang berbeda-beda.
  3. ·         Java memakan banyak memori computer
  4. ·         Java merupakan bahasa yang kompleks dan susah dipelajari
  5. ·         Program yang dibuat oleh bahasa ini lebih lambat dibanding program yang dibuat dengan bahasa lain seperti C atau C++.

C.    Bahasa Pascal
Kelebihan bahasa pascal :
  1. ·         Tipe data standar, tipe-tipe data standar yang telah tersedia bahasa pemrogaman. Pascal memiliki tipe data standar Boolean, integer, char, real, string.
  2. ·         User defined data types, programmer dapat membuat tipe data lain yang diturunkan dari tipe data standar.
  3. ·         Strongly-typed, programmer harus menentukan tipe data dari suatu variable dan variable tersebut tidak dapat dipergunakan untuk menyimpan tipe data selain format yang ditentukan.
  4. ·         Terstruktur, memiliki sintaks yang memungkinkan penulisan program dipecah menjadi fungsi-fungsi kecil (procedur dan function) yang dapat dipergunakan berulang-ulang.
  5. ·         Sederhana dan ekspresif, memiliki struktur yang sederhana dan sangat mendekati bahasa manusia (bahasa inggris) sehingga mudah dipelajari dan dipahami.

·         Kekurangan bahasa pascal :
  1. ·         Versi awal Pascal kurang cocok untuk aplikasi bisnis karena dukungan basisdata yang terbatas.
  2. ·         Sintaks Pascal terlalu bertele-tele
  3. ·         Tidak mendukung pemrograman berorientasi objek
  4. ·         Pascal tidak fleksibel dan banyak kekurangan yang dibutuhkan untuk membuat aplikasi yang besar.
  5.  

D.    Bahasa PHP
Kelebihan PHP:
  1. ·         PHP menjadi popular karena kesederhanaannya dan kemampuannya dalam menghasilkan berbagai aplikasi web seperti counter, system artikel/ CMS, e-commerce, bulletin board, dll
  2. ·         PHP adalah salah satu bahasa server-side yang didesain khusus untuk aplikasi web.
  3. ·         PHP termasuk dalam Open Source Product dan telah mencapai versi 4.
  4. ·         Aplikasi PHP cukup cepat dibandingkan dengan aplikasi CGI dengan Perl atau Phyton bahkan lebih cepat disbanding dengan ASP maupun Java dalam berbagai aplikasi web
  5. ·         Tersedia baik di Windows maupun Linux, walau saat ini paling efektif di web server Apache dan OS Linux
  6. ·         Sintaks mirip C dan mudah dipelajari
  7. ·         Komunitas yang ramai dan saling membantu, seperti di diskusiweb.comphpbuilder.comphpindo.com, dll
  8. ·         Berbagai script atau aplikasi yang gratis telah tersedia.


Kekurangan :
  1. ·         Tidak detail untuk pengembangan skala besar
  2. ·         Tidak memiliki system pemrogaman berorientasi objek yang sesungguhnya
  3. ·         Tidak bisa memisahkan antara tampilan dengan logic dengan baik
  4. ·         PHP memiliki kelemahan security tertentu apabila programmer tidak jeli dalam melakukan pemrogaman dan kurang memperhatikan isu konfigurasi PHP.
  5. ·         Kode PHP dapat dibaca semua orang, dan kompilasi hanya dapat dilakukan dengan tool yang mahal dari Zend


E.     Bahasa Ruby
Kelebihan:
  1. ·         Sintaks sederhana
  2. ·         Memiliki Exception Handling yang baik
  3. ·         OOP
  4. ·         Single inheritance
  5. ·         Didukung oleh OS Linux, Windows, MacOS X, OS/2, BeOs, dan Unix.
  6. ·         Merupakan bahasa pemrograman scripting yang berorientasi objek
  7. ·         Memiliki garbage collector yang secara otomatis akan menghapus informasi tak terpakai dari memori

·         Kelemahan :
  1. ·         Multithreading. Implementasi thread di ruby masih berupa green thread, bukan native thread. Hal ini membuat aplikasi GUI (desktop) dengan background thread tidak mungkin diimplementasikan di ruby.
  2. ·         Virtual Memory, ruby masih fully interpreted sehingga program ruby cenderung lebih lambat.
  3. ·         Spek. saat ini spesifikasi ruby (syntax, behaviour, dll) adalah implementasi ruby yang asli dari matz.
  4. ·         IDE. Saat ini kualitas IDE untuk ruby masih jauh daripada .net dan java. Tapi dengan bermunculnya IDE ruby yang dibuat dengan java.net, kondisinya agak berubah. Tapi karena ruby bahasa yang sangat dinamis, sulit untuk bisa mendapatkan informasi secara lengkap mengenai struktur sebuah program ruby secara statis.

F.     Bahasa PROLOG
Kelebihan :
  1. ·         Berbeda dengan bahasa pemrograman yang lain, yang menggunakan algoritma konvensionl sebagai teknik pencariannya seperti pada Delphi, Pascal, Basic, COBOL dan bahasa pemrograman yang sejenisnya, maka prologmenggunakan teknik pencarian yang di sebut heuristik(heutistic) dengan menggunakan pohon logika.
  2. ·         Melakukan komputasi rumit pada data yang kompleks.
  3. ·         Mengekpresikan algoritma dengan baik.
  4. ·         Mengalokasikan memori secara dinamis sehingga programmer tidak harus mendeklarasikan ukuran sebuah struktur data sebelum membuatnya.
  5. ·         Mengembangkan dan memodifikasi dirinya sendiri sehingga sebuah program dapat “belajar” melalui informasi yang didapat selama program dijalankan
  6. ·         PROLOG mempunyai Automated Reasoning Procedure(Prosedur Sebab-Akibat Otomatis) yang disebut Inference Engine (Inference = proses pengambilan kesimpulan) yang sudah built-in didalamnya. Akibatnya, program yang menggunakan logika sebab-akibat jadi lebih mudah ditulis dalam PROLOG.

Kekurangan :
  1. ·         Pemborosan dalam pengalokasian memory sehingga program berjalan menjadi lambat

G.    Bahasa Phyton
Kelebihan :
  1.          Tidak ada tahapan kompilasi dan penyambungan (link) sehingga kecepatan perubahan pada masa pembuatan system aplikasi meningkat.
  2. ·         Tidak ada deklarasi tipe sehingga program menjadi lebih sederhana, singkat, dan fleksible.
  3. ·         Manajemen memori otomatis yaitu kumpulan sampah memori sehingga dapat menghindari pencatatan kode
  4. ·         Tipe data dan operasi tingkat tinggi yaitu kecepatan pembuatan system aplikasi menggunakan tipe objek yang telah ada
  5. ·         Pemrograman berorientasi objek
  6. ·         Pelekatan dan perluasan dalam C
  7. ·         Terdapat kelas, modul, eksepsi sehingga terdapat dukungan pemrograman skala besar secara modular
  8. ·         Pemuatan dinamis modul C sehingga ekstensi menjadi sederhana dan berkas biner yang kecil
  9. ·         Pemuatan kembali secara dinamis modul phyton seperti memodifikasi aplikasi tanpa menghentikannya
  10. ·         Model objek universal kelas Satu
  11. ·         Konstruksi pada saat aplikasi berjalan
  12. ·         Interaktif, dinamis dan alamiah
  13. ·         Akses hingga informasi interpreter
  14. ·         Portabilitas secara luas seperti pemrograman antar platform tanpa ports
  15. ·         Kompilasi untuk portable kode byte sehingga kecepatan eksekusi bertambah dan melindungi kode sumber
  16. ·         Antarmuka terpasang untuk pelayanan keluar seperti perangkat Bantu system, GUI, persistence, database, dll

Kekurangan:
  1. ·         Beberapa penugasan terdapat diluar dari jangkauan python, seperti bahasa pemrograman dinamis lainnya, python tidak secepat atau efisien sebagai statis, tidak seperti bahasa pemrograman kompilasi seperti bahasa C.
  2. ·         Disebabkan python merupakan interpreter, python bukan merupakan perangkat bantu terbaik untuk pengantar komponen performa kritis.
  3. ·         Python tidak dapat digunakan sebagai dasar bahasa pemrograman implementasi untuk beberapa komponen, tetapi dapat bekerja dengan baik sebagai bagian depan skrip antarmuka untuk mereka.
  4. ·         Python memberikan efisiensi dan fleksibilitas tradeoff by dengan tidak memberikannya secara menyeluruh. Python menyediakan bahasa pemrograman optimasi untuk kegunaan, bersama dengan perangkat bantu yang dibutuhkan untuk diintegrasikan dengan bahasa pemrograman lainnya.

H.    Bahasa Cobol
Kelebihan :
  1. ·         Program COBOL dibuat dalam instruksi bahasa inggris, sehingga lebih mudah dipelajari dan dibuat.
  2. ·         Program COBOL sesuai untuk pengolahan data yang banyak diterapkan pada permaslahan .
  3. ·         Program COBOL sifatnya standard, sehingga dapat dipergunakan pada komputer-komputer yang berbeda, tanpa banyak perbedaan.
  4. ·         Struktur program COBOL jelas, sehingga dapat dimengerti oleh orang seperti akuntan, auditor, atau manajer-manajer yang hanya mempunayai pengetahuan pengolahan data yang sedikit.
  5. ·         COBOL menyediakan fasilitas Listing Program, bilamana perlu dapat diperiksa oleh orang lain selain programer.
  6. ·         Mudah didokumentasikan dan dikembangkan bilamana perlu
  7. ·         Problem Orientad Language

Kekurangan :
  1. ·         Operasi masukan dan keluaran yang masih kaku
  2. ·         Struktur penulisan program yang sangat kaku dan bertele-tele

I.       Bahasa Basic
Kelebihan:
  1. ·         Bahasa Basic tergolong bahasa serbaguna dan dapat digunakan di aplikasi apa saja.

Kekurangan:
  1. ·         Bahasanya kurang terstruktur
  2. ·         Tidak cocok untuk membuat aplikasi besar
  3. ·         Sintaksnya penuh dengan GOTO yang menyesatkan
  4. ·         Bahasa ini merupakan bahasa yang primitif di era DOS

J.      Bahasa C++
Kelebihan:
  1. ·         Merupakan induk dari bahasa pemrograman perl, php, phyton, visual basic, gambas, java, C#
  2. ·         Compiler bahasa C++ terdapat di semua platform
  3. ·         Untuk pengembangan visual dijejali dengan platform yang sangat banyak seperti OWL, MFC, Cocoa, QT, GTK, dll
  4. ·         Merupakan pemrograman berorientasi objek

 Kekurangan:
  1. ·         Bahasa ini cukup sulit untuk dipel;ajari dan dipahami
  2. ·         Banyaknya operator serta fleksibilitas penulisan program kadang-kadang membingungkan pemakai
  3. ·         Bagi pemula pada umumnya akan kesulitan menggunakan pointer