Rabu, 22 November 2017

Cara Hacking DataBase suatu Web dengan OS Kali Linux

Sebelum mempraktekan cara hacking DataBase suatu web, harus tau terlebih dahulu apa itu DataBase dan Web DataBase ?


Basis data (database) adalah kumpulan data yang disimpan secara sistematis di dalam komputer yang dapat diolah atau dimanipulasi menggunakan perangkat lunak (program aplikasi) untuk menghasilkan informasi. Pendefinisian basis data meliputi spesifikasi berupa tipe data, struktur data dan juga batasan-batasan pada data yang akan disimpan. Basis data merupakan aspek yang sangat penting dalam sistem informasi karena berfungsi sebagai gudang penyimpanan data yang akan diolah lebih lanjut. Basis data menjadi penting karena dapat mengorganisasi data, menghidari duplikasi data, menghindari hubungan antar data yang tidak jelas dan juga update yang rumit.
Proses memasukkan dan mengambil data ke dan dari media penyimpanan data memerlukan perangkat lunak yang disebut dengan sistem manajemen basis data (database management system | DBMS). DBMS merupakan sistem perangkat lunak yang memungkinkan pengguna basis data (database user) untuk memelihara, mengontrol dan mengakses data secara praktis dan efisien. Dengan kata lain, semua akses ke basis data akan ditangani oleh DBMS. DBMS ini menjadi lapisan yang menghubungkan basis data dengan program aplikasi untuk memastikan bahwa basis data tetap terorganisasi secara konsisten dan dapat diakses dengan mudah.
Pengertian WEB Database
Pemakaian World Wide Web sebagai alat untuk menyajikan dan mengumpulkan data telah berkembang jauh melampaui tampilan halaman web sederhana. Halaman-halaman web begitu sulit diatur pada mulanya dan hampir mustahil untuk dapat diperbaharui setiap waktu. Seiring dengan berjalannya waktu, volume dan struktur data yang disajikan pada web membutuhkan penyimpanan dan pengolahan ke dalam sebuah database/ basis data dan kemudian menghasilkan halaman-halaman web yang berbasis pada database tersebut. Jumlah situs yang mendapat keuntungan dari pendekatan metode ini kian hari kian meningkat. Berbagai situs Web yang menyajikan informasi tentang kumpulan data-data merupakan calon pengguna Web database ini. Data-data itu bisa berupa produk penjualan, foto-foto pribadi, hyperlink, atau apapun yang kita mau. Pendekatan yang umum adalah mendefenisikan sebuah database/basis data (misalnya: dengan MS-Access), menambah rekord, menghapus, memperbarui atau mengelompokkan database dan langsung dibuat sebagai halaman web dengan cepat.
Keuntungan pendekatan semacam ini adalah:
Database lebih mudah dipelihara daripada memelihara halaman-halaman web individual.
- Menggunakan fasilitas pencarian database untuk kata kunci yang kita inginkan.
- Dengan database jadi lebih mudah untuk menyajikan data yang sama dalam cara yang berbeda, misalnya: data ditampilkan berdasarkan kategori, berdasarkan uraian, berdasarkan usia atau berdasarkan field lain dalam database.

Kebutuhan untuk menyebarkan atau mengumpulkan informasi lewat halaman Web memang universal. Halaman web menjadikan tidak nampaknya perbedaan antara organisasi besar atau kecil; bisnis, pemerintahan, pendidikan atau pribadi; profit atau non profit. Tidak perduli apakah itemnya berupa barang antik, mobil bekas, perangko langka, barang seni, rumah yang mau dijual ataupun anak hilang. Jika anda berpikir bahwa membuat halaman web statis untuk menambhkan atau mengurangi item pada halaman web terasa membosankan, banyak kesalahan dan sulit dikelola dan dipelihara, maka WEB Database sangat cocok sekali diterapkan. Sebagai pengelola sekaligus pemelihara situs ini, saya sudah mengalaminya sendiri.

Komponen-komponen yang harus anda ketahui untuk membangun web database adalah:
- HTML
- Microsoft Active Server Page (ASP)
- Microsoft Visual Basic Scripting Edition (VBScript)
- Desain dan Implementasi Database
- Microsoft ActiveX Data Objects (ADO)
Structured Query Language (SQL)
- Windows NT atau Windows 2000 Server
- Internet Information Server (IIS)/ Personal Web Server (PWS)
jika sebelumnya kita sudah tau apa itu DataBase dan Web DataBase, nah sekarang mempraktekan cara mengetahui data base suatu web :





Jumat, 03 November 2017

Apa itu Ethernet Card ?




Ethernet Card adalah kartu yang dipasang pada mainboard sebagai alat penghubung komputer dalam suatu jaringan. jika dilihat dari kecepatanya, ethernet dapat dibedakan menjadi empat jenis, yakni:
a. 10 Mbit/detik, yang sering disebut sebagai Ethernet saja (standar yang digunakan: 10Base5, 10BaseT, 10BaseF)
b.100 Mbit/detik, yang sering disebut sebagai Fast Ethernet (standar yang digunakan: 100BaseFX, 100BaseT, 100BaseT4, 100BaseTX)
c.1000 Mbit/detik atau 1 Gbit/detik, yang sering disebut sebagai sebagai Gigabit Ethernet (standar yang digunakan: 1000BaseCX, 1000BaseLX, 1000BaseSX, 1000BaseT).
d. 1000 Mbit/detik atau 10Gbit/detik. standar ini belum banyak yang diimplementasikan







APA ITU INTERNET SERVICE PROVIDER?




ISP (Internet Service Provider) adalah perusahaan atau badan usaha yang menjual koneksi internet atau sejenisnya kepada pelanggan. dengan perkembangan teknologi ISP itu berkembang tidak hanya dengan menggunakan jaringan telepon, tapi juga menggunakan teknologi seperti fiber optic dan wireless, karena teknologi ini "paling murah". tidak perlu membangun jaringan kabel, mudah dipindahkan, tidak ada biaya izin, namun hanya tagihan bulanan untuk biaya pulsa telepon.
Berikut ini adalah contoh perusahaan jasa ISP yang ada di indonesia.


a. Wasantara Net, Penyedia Layanan Internet (Internet Service Provider) ini merupakan provider yang dikelola oleh PT pos dan Giro Indonesia.
b. TELKOM-Net, Biznet, Indosat-Net, Red-Net, Mega-Net, Bitnet, Cabinet, Cbnnet dan Centrin